Wednesday, October 16, 2019

Blogg... Riwayatmu Kini

hallo..
apa kabar...
Assalamualaikum...

sudah beberapa waktu blog ini, lagi-lagi terbengkalai.

yup... tidak dipungkiri lagi, blog atau content semacamnya mulai tergerus pamornya oleh Instagram dan Youtube. sehingga saat ini kita mulai jarang mendengar kata "blogger" orang yang terkenal dengan Content blog-nya, dulu kita mengenal Raditya Dika, Diana Rikasari, Sonia Eryka, Evita Nuh dll.. mereka terkenal berkat kesuksesan mengolah Blog pribadi mereka sehingga di gandrungi para peselancar dunia maya.

lantas masihkah ada sebagian orang yang tetap konsisten dengan blog miliknya masing-masing?

memang bila di lihat dari plus dan minus-nya terdapat beberapa kelemahan dan kelebihan. yang membuat kita memilih sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan.

Simple dan mudahnya Instagram dan Youtube

bagi orang yang ingin sesuatu yang simple dan visual person (orang-orang yang tidak begitu tertarik dengan tulisan yang berbaris-baris panjang lebar) instagram dan youtube adalah pilihan yang tepat untuk mencari informasi. cukup melihat gambar, dengan deskripsi singkat sudah memuaskan rasa ingin tahunya. begitu pula dengan youtube, cukup mendengar penjelasan dari video makan sudah cukup baginya untuk mendapatkan informasi yang singkat tanpa perlu ngejelimet dibanding harus membaca artikel yang harus di cerna baik-baik.

eits... Youtube tak semudah itu esperanza!! saya pernah mencoba membuat sebuah video dalam sebuah proyek. dan.... it's so difficult.. kalau kamu mau membuat sebuah video yang informatif dan menarik. tidak semudah kamu merekam lantas langsung meng-upload video tersebut ke akun Youtube anda, tidak semudah itu fernando... (mungkin penjelasan lebih lanjutnya akan kita bahas di lain kesempatan.) 

namun, bagi sebagian orang ada pula yang tetap mencari artikel untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan.
blog dapat menyediakan itu, dengan kapasitas menulis artikel yang tak terbatas. membuat mereka dapat mendapatkan informasi lebih detail, jelas, dan terstruktur.

tak jarang juga blog dapat dijadikan sumber informasi bagi para mahasiswa untuk bahan literatur membuat tugas kuliah, hingga skripsi. meskipun referensi dari blog terutama blog perseorangan tidak dianjurkan bagi pada dosen dikarenakan pertanggung jawaban dari sumber informasi tersebut di ragukan. maka web resmi harus menjadi acuan utama. tetapi setidaknya dengan adanya artikel dari para blogger yang terkadang membantuk kita untuk sekedar menjadi referensi di kepala kita. saat ada pertanyaan saat presentasi misalkan, atau pertanyaan dari dosen/? who know?

Lantas saat ini saya ingin mencoba kembali aktif, dan menulis apa saja yang saya ingin tulis. menjelaskan sesuatu secara detail dengan aksara-aksara. membantu untuk orang-orang yang visual skill-nya tidak begitu terlatih.

untuk yang tidak tertarik silahkan skip blog saya, bila ada yang minat membaca tulisan saya yang amatiran ini bisa dilanjutkan, segala comment dan kritik yang membangun akan menjadi masukan yang berarti untuk saya.

Terimakasih

Saturday, February 18, 2017

Finally

Setelah sekian lama gak bloging, akhirnya sekarang bisa posting kembali.
kalau alasan kemarin karena gak ada waktu, secara kerja full time dari senin sampai sabtu.
setelah itu netbook rusak.

setelah ada orang baik hati yang memberikan laptopnya..

kali ini, blog ini insya allah akan hidup kembali...


wuhuuuuuuu

Tuesday, September 27, 2016

Phobia Gelap

Phobia Gelap

Kata itu masih nempel di ingatan setelah teman gue bertanya apakah gue phobia gelap?
Apa iya?
Semua berawal saat gue dan teman gue masuk ke ruangan yang gelap, dan sumber cahaya hanya berasal dari bigscreen didepan sana. Dan beberapa detik kemudian gue tarik teman gue untuk keluar dari ruangan itu,

Dia terus melontarkan pertanyaan yang sulit gue jawab.
Kenapa keluar?
Lo takut gelap?
Ya kalo nonton memang gelap de..
Kalo mau terang nonton bola sana..

Memang sih, gue itu cenderung takut terkadang histeris. Tapi tidak disemua keadaan gue histeris ketika gelap.

Gue sering di kantor gelap-gelapan ketika barang ada yang ketinggalan sementara lampu udah di matiin. Dengan santai gue masuk ke ruangan, dengan bantuan cahaya dari ponsel (ya kali gue bisa jalan tanpa cahaya, nabrak pintu iya deh)

Tapi ada saat dimana gue akan histeris di tengah kegelapan, yaitu saat lo terbangun di tengah malam semuanya gelap gulita dan kamar sekecil itu terlihat sangat ramai. Otomatis   gue teriak sekencang-kencangnya dan buru-buru mengambil ponsel.

Actually, gue tau apa gue rasa dan yang terjadi dengan diri gue, namun ada kalanya kenyataan ini seperti irasional dan bagi mereka yang awam dengan permasalahan gue akan berasumsi kalau gue itu "aneh"

Gue terbiasa di bilang aneh oleh teman, keluarga, sahabat. Tapi saat lo di cap aneh oleh orang yang lo suka?

Wassalamualaikum...




Sunday, July 24, 2016

Visit Another Bookstore

Yup, kembali lagi setelah lama gak posting. Dan mulai saat ini gak ada alasan lagi untuk tidak posating.

Okey, gue mau berbagi cerita tentang pengalaman gue mengunjungi toko buku. Semenjak kerja sebagai guru gambar, gue terus mencoba untuk menambah skill menggambar yang gue miliki dan berbarengan dengan itu gue harus memiliki beberapa alat gambar yang notabene adalah milik gue pribadi, "bukan fasilitas kantor" hehhehee..
So,, mulailah gue berburu drawing pen, sketch book, dan lain-lain.
Dan ulalala,,, ternyata benda-benda itu gak murah. Apalagi di toko buku yang melegenda dan hampir ada dimana-mana (you knowlah maksud i, itu loh yang logonya warna merah dan biru)

Dan gue mau mencoba di toko buku lain yang gue pikir harganya agak lebih miring. Toko buku itu ada disekitar bintaro sektor 3a. Dari luar sih kelihatan besar dan tinggi, dan benar aja toko itu ada 3 lantai, dengan lantai 1 tersusun alat tulis, alat lukis, dan buku tulis, sementara di lantai 2 ada alat tulis kantor, dan di lantai 3 kalau gak salah sih tas anak-anak.

Gue berharap bisa belanja banyak hari itu, karena ekapektasi gue tempat ini harganya lebih murah. Dan engingeng, ternyata sama aja. Bahkan cenderung agak mahal di beberapa jenis barang dagangnya (maklum, saya mantan purchasing jadi harga seperak agak kepikiran). Dan juga untuk alat lukis gak terlalu lengkap, okey gue berasumsi bahwa ini adalah toko buku, bukan toko alat lukis.

Entah kenapa gue merasa pencahayaan disana agak remang-remang, dan juga agak berantakan (mungkin karena pulang kerja, jadi sumpek)
Terus barang-barangnya agak berdebu, apa cuma perasaan gue aja? Karena keluar dari toko itu, tangan gue tebel dan hidung perih. Mungkin hidung gue terlalu sensitif?? I don't know...

Jadilah gue cuma beli beberapa barang yang memang perlu banget, walau banyak barang-barang yang berteriak horor minta di bawa pulang.

Dan yang paling menyebalkan gue belanja di tempat ini adalah, gue susah pulang. Karena sudah agak malam, angkot yang langsung ke rumah udah gak ada. Dan bikin tambah kesel lagi adalah, gue salah masukin lokasi pick up. Ternyata toko buku ini juga ada di sektor 9. Bodohnya beberapa kali order selalu salah. Dududadada.... Gue nunggu sejam lebih demi mendapatkan ojek online.. (Kezellll)

Sekian curhatan gue hari ini, semua tulisan saya adalah hasil dari asumsi diri saya sendiri. Jadi, so sorry dori stroberry kalau ada yang gak sepaham dengan saya.

Saturday, April 23, 2016

aku kembali "lagi"

Finally! Setelah sekian lama gak update blog ini. Sepi macam kuburan, ada sudah jamuran?? Hahhahaa..

Don't be sad!! I'll be back soon!! Dengan cerita dan drama-drama kehidupan yang lebay dan nyinyir.  Hahahahah

Monday, December 28, 2015

Sens Of Women

banyak yang bilang, gue ini tomboy, slebor, dan cuek.. itu semua bisa dilihat dari sisi luarnya aja, tapi kalau kalian kenal lebih dalam lagi sebenarnya gue bukan sosok seperti itu kok! hahahaa (jadi curcol)

okey gue akan mematahkan asumsi orang-orang, bahwa apa yang kita lihat belum tentu itu kenyataan ( simple-nya "gak semua yang lo lihat itu benar")

"Gue bisa dandan."

kata siapa gue gak bisa dandan? hanya saja gue memiliki habbit yang kurang bagus, yaitu "moody". saat gue malas untuk melakukan apapun, gue bisa pergi keluar rumah tanpa make up sama sekali. tetapi kalau lagi datang mood untuk bersolek, i do it.


ini adalah salah satu contoh hasil karya gue sendiri, meskipun gak terlihat bagus. setidaknya gue gak terlihat seperti ondel-ondel kan? hehehehe


"Gue Bisa Masak"

yup, someday nyokap lagi sakit dan akhirnya tugas beliau menjadi tanggung jawab gue. mulai nyuci piring, masak, hingga ngulek cabe. ( dalam tradisi minang, ulekan sambal bentuknya berbeda seperti biasa. yaitu berbentuk bulat dan lebar dengan batu lado (batu untuk menggiling) berbentuk bulat seperti bola tolak peluru. dan katanya bagi yang tidak biasa menggunakan batu lado itu hasilnya akan berantakan dan tangan penuh dengan cabe. and, i can do it! dengan rapih dan tangan tidak terlalu banyak menepel cabe-cabean yang pedas."

" handeh! pandainyo manggiliang lado!!" (kalo kata orang betawi, "bujug! jago juga die ngulek sambel")
kata salah satu makdang saat melihat gue menggiling cabe hingga beberapa kali.

begitu juga dengan masak, memang diakui gue memang tidak terlalu tertarik dengan dunia masak memasak. tetapi bukan berarti gue gak bisa. sama hal-nya seperti lo bisa naik sepeda, tapi lo jarang naik sepeda.

"gue suka baca fashion review, beauty review"

dibalik sikap gue yang katanya "metal" gue suka banget baca apa saja mengenai fashion and beauty.


itu aja sih curhatan gue, tentang ungkapan orang-orang yang meragukan sisi wanita gue.
dan ini bukan promosi diri ya!!! (jomblo banget nit? hihihihi)

Monday, December 14, 2015

My Way

TAK ADA YANG LEBIH 
NYAMAN DAN MENYENANGKAN,
SAAT LO MELAKUKAN 
APA YANG LO SUKA.